Senin 27 Mey 2008, akhirnya sampai juga langkah kaki sang Badrun ke negeri Sakura, sebuah negeri dengan budaya kehidupan sosial yang tinggi. Hari pertama sang Badrun menginjakan kakinya dinegeri Sakura, sang Badrun dengan sedikit ragu mencoba menyusuri jalan disekitar tempat pelatihan. Lalu lalang orang sibuk dengan jalan kaki dan bersepedasebuah fenomena kehidupan yang penuh dengan keteraturan. Tidak ada satu orang pun di sepanjang jalan yang ditemui sang Badrun orang melanggar rambu lalu lintas baik para pejalan kaki, yang bersepeda maupun yang naik mobil.Tidak ada polisi cepek.Jalanan sangat bersih dari sampah udara juga terasa bersih meski udara terasa agak kering.Selama dalam perjalanan dari Singapore ke Osaka sang badrun cukup terkesima dengan sikap sang pramugari yang begitu care dengan kerepotan salah seorang penumpang, seorang Ibu muda dengan 2orang anak yang masih balita. Ibu muda itu kelihatannya cukup report karena kedua buah hatinya{kayaknya sih...}namun sang pramugari dengan sabar ikut berusaha menenangkan sang anak anak yang terys merengek, mungkin karena kecapaian.Pramugari dengan sabar berusaha agar anak sang Ibu muda bisa berhenti menangis dengan menggendongnya dan memebrinya susu.Sang Badrun bertanya dalam hati mungkinkah sikap sang pramugari bisa dijumpai dinegeri tercinta Indonesia? semoga bisa, gumam sang Badrun dalam hati
Ini adalah kalipertama sang badrun ke other country, semoga perjalanan ini bisa bermanfaat bagi sang badrun di masa mendatang
Tuesday, May 27, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment